Ku renung salji itu
titisan mutiara mengalir
hati terdetik
entah mengapa ni terjadi
pancaran mutiara biru
menjadi bersinar dengan kehadiran mentari
begitu juga girang hati
seperti girang sang salju biru
Salju biru itu
ku gapai jua
salju biru ini
ku jaga
salju biru itu
aku mencari
salju biru ini
tetap menitis
pancaran mentari itu
mencairkan salju biru
lalu lautan terbentuk
hilang entah salju biru..
tiada gambar untuk aku gambarkan
kuasa itu terlalu hebat...
menghilang pada yang timbul
menwujudkan mana yang hilang...
akhirnya salju biru cair
kini beku di hati ini..
No comments:
Post a Comment